Hamas Berduka Cita Atas Wafatnya Bapak Amir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) pada hari Minggu menyampaikan belasungkawa terdalam kepada Negara Qatar dan umat Arab dan Islam atas wafatnya Yang Mulia Bapak Amir, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, yang digambarkan sebagai "pemimpin nasional dan Arab" dan arsitek Qatar modern.
Dalam sebuah pernyataan, Hamas berdoa agar Allah "memberikan rahmat dan pengampunan-Nya yang luas kepadanya," sambil menyoroti dukungan teguhnya untuk perjuangan yang adil, "terutama perjuangan Palestina." Gerakan tersebut menekankan bahwa Sheikh Hamad secara konsisten menegaskan di semua forum internasional bahwa "perdamaian sejati hanya dicapai dengan mengakhiri penjajahan dan memungkinkan rakyat kita untuk mendirikan negara merdeka mereka dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya."
Hamas mencatat bahwa "sikap bersejarah almarhum Amir terhadap Jalur Gaza akan tetap menjadi tonggak sejarah," karena beliau adalah pemimpin Arab pertama yang mematahkan pengepungan dengan kunjungan bersejarahnya ke Gaza. “Beliau telah berkontribusi dalam memecah isolasi mereka dan membuka cakrawala baru bagi harapan dan rekonstruksi,” kata Hamas, mengenang perannya dalam mengorganisir KTT Darurat Arab 2009 di Doha untuk mendukung Gaza.
“Selama masa pemerintahannya, dan berlanjut di bawah pemerintahan Yang Mulia Sheikh Tamim, Qatar menjadi suara pendukung bagi Palestina dan pilar dukungan bagi rakyat Gaza,” kata Hamas juga, menekankan bahwa warisan proyek kemanusiaan dan pembangunan—termasuk kota perumahan Sheikh Hamad, rumah sakit rehabilitasi, dan lainnya—tetap menjadi bukti abadi dedikasinya untuk rakyat dan perjuangan Palestina.
0 Comments