Ad Code

Responsive Advertisement

Siaran Pers Hamas_16.5.26


Pembaruan dari Kementerian Kesehatan di Gaza: 

 -Dalam 48 jam terakhir, rumah sakit di Gaza menerima 13 korban syahid, dan 57 lainnya terluka. 

-Sejak gencatan senjata berlaku pada 11 Oktober, Tentara Penjajah Israel telah membunuh 870 warga Palestina dan melukai 2.543 lainnya. 

-Korban terbaru ini menjadikan total korban tewas yang tercatat di Gaza sejak 7 Oktober 2023 menjadi 72.757 korban tewas dan 172.645 orang terluka. 

=======

Hamas Berduka Cita Atas Syahidnya Komandan Tertinggi Brigade Al-Qassam 

Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) pada hari Sabtu berduka cita atas syahidnya Komandan Izz al-Din al-Haddad, Panglima Tertinggi Brigade Al-Qassam, yang syahid pada Jumat malam dalam pembunuhan keji dan pengecut yang dilakukan oleh Penjajah Zionis yang menargetkan dirinya, anggota keluarganya, dan sejumlah warga sipil tak berdosa di Jalur Gaza. 

Kejahatan tersebut mengakibatkan syahidnya beliau bersama istri, putri, dan beberapa rakyat sipil lainnya. Dalam sebuah pernyataan, Hamas mengatakan bahwa pembunuhan al-Haddad, bersama dengan kejahatan berkelanjutan yang terus dilakukan penjajah terhadap rakyat kami di Gaza sejak perjanjian gencatan senjata berlaku, menegaskan kembali "sifat kriminal dan fasis dari teroris Penjajah Zionis." 

Hal ini menunjukkan pengabaiannya terhadap semua hukum dan konvensi internasional, dan upaya gagalnya untuk memaksakan realitas politik dan lapangan yang tidak dapat dicapai dengan kekerasan melalui kebijakan pembunuhan, terorisme, dan tekanan terhadap kepemimpinan perlawanan untuk menghancurkan kemauan, keteguhan, dan ketahanan rakyat kita di tanah mereka. 

Hamas menekankan bahwa "kejahatan ini, dalam semua dimensi dan waktunya, menuntut komunitas internasional, khususnya negara-negara mediator dan penjamin perjanjian, untuk memikul tanggung jawab politik, hukum, kemanusiaan, dan moral mereka, dan juga untuk mengambil tindakan segera dan serius untuk memaksa Pemerintah Kolonial untuk sepenuhnya mematuhi ketentuan perjanjian dan menghentikan kejahatan dan agresi yang sedang berlangsung terhadap rakyat sipil yang tidak bersalah." 

Hamas menyerukan kepada rakyat Palestina untuk memperkuat solidaritas, persatuan, dan keteguhan mereka, dan untuk menggagalkan semua rencana penjajah yang bertujuan untuk melemahkan persatuan dan perlawanan mereka. 

16 Mei 2026 | Situs web resmi - Gerakan Hamas 

 

 

Post a Comment

0 Comments