Pernyataan Pers
Saat Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), bersama faksi-faksi Palestina lainnya, terus berupaya untuk mengkonsolidasikan perjanjian gencatan senjata dan menerapkan ketentuan-ketentuannya, mesin pembunuh Zionis Penjajah terus melakukan agresi terhadap Jalur Gaza. Terbaru menyebabkan enam rakyat sipil syahid dan lebih dari 20 lainnya terluka dalam pemboman brutal sejak subuh hari ini di Gaza. Dalam sebuah adegan berdarah yang mencerminkan kelanjutan genosida dan pengingkaran Pemerintah Penjajah atas semua kewajibannya berdasarkan perjanjian tersebut.
Para mediator dan "Dewan Perdamaian" memikul tanggung jawab langsung atas kelanjutan pembantaian mengerikan ini terhadap rakyat kami di Gaza, di tengah tidak adanya upaya nyata untuk menghentikan genosida yang terus dilakukan oleh pemerintah penjahat perang Netanyahu tanpa efek jera atau mempertimbangkan konsekuensinya.
Kami memperbarui seruan kami kepada para mediator, dan negara-negara Arab dan Islam, untuk meningkatkan tekanan mereka kepada Kaum Penjajah untuk menghentikan serangkaian kejahatan Zionis ini, yang akan tetap menjadi noda pada penjajah dan para pendukungnya.
=======
Siaran Pers
Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) menegaskan komitmen penuhnya untuk melaksanakan perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza dalam semua ketentuannya, dan untuk melanjutkan pekerjaan sesuai dengan perjanjian tersebut hingga administrasi Gaza sepenuhnya dialihkan ke Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (NCAG).
Dalam konteks ini, kami menegaskan bahwa langkah bertanggung jawab yang diambil oleh biro-biro pemerintah di Gaza—yang diwakili oleh pembubaran Komite Darurat Pemerintah dan pengunduran diri kepala komite dan pelaksana tugas direktur badan Pengawasan Pemerintah, saudara Mohammed al-Farra—berada dalam kerangka penyelesaian pengaturan administratif dan hukum yang diperlukan untuk mentransfer tugas administratif ke NCAG.
Kami memperingatkan terhadap upaya berkelanjutan oleh Kaum Penjajah Zionis untuk menghalangi pelaksanaan perjanjian dan menyabotase jalannya, serta upaya mereka untuk memaksakan realitas kekosongan administratif yang bertujuan untuk memperdalam penderitaan rakyat kami yang teguh dan melemahkan upaya untuk memulihkan kehidupan normal di Gaza.
Kami menyerukan kepada saudara-saudara mediator dan negara-negara penjamin untuk mengambil tindakan mendesak dan menekan Kaum Penjajah agar menghentikan upayanya untuk menghalangi pelaksanaan perjanjian, dan untuk mempercepat pemberian izin kepada NCAG untuk memasuki Gaza dan segera menjalankan tugasnya, sehingga dapat menggagalkan rencana penjajah, memperkuat keteguhan hati rakyat kami, dan meringankan penderitaan mereka.
0 Comments