Pernyataan Pers
Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) mengutuk pernyataan yang dibuat oleh apa yang disebut "Dewan Perdamaian di Jalur Gaza" dan Pemerintahan Amerika Serikat mengenai masa depan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), dan deklarasi bahwa tidak ada tempat untuknya di apa yang disebut "Gaza Baru."
Sikap tersebut sejalan dengan kebijakan Kaum Penjajah Zionis yang bertujuan untuk menargetkan badan tersebut dan melemahkan perannya.
UNRWA berdiri sebagai saksi internasional atas Nakba (Bencana) rakyat Palestina, mewujudkan tanggung jawab internasional terhadap pengungsi Palestina, dan mandatnya dikeluarkan oleh Majelis Umum PBB, yang menjadikan setiap upaya untuk melemahkan atau menggantinya sebagai penargetan legitimasi internasional dan upaya untuk melikuidasi masalah pengungsi dan menghapus salah satu kesaksian internasional paling menonjol tentang Nakba, yang merupakan pelanggaran terhadap hak-hak sejarah dan tak dapat dialihkan dari rakyat Palestina, terutama hak untuk kembali.
Kami memperingatkan agar tidak menanggapi seruan yang bertujuan untuk menghentikan pendanaan lembaga ini, mengurangi mandatnya, atau menggantinya. Kami menekankan bahwa kelanjutan pelaksanaan misi kemanusiaan dan bantuan kemanusiaannya adalah suatu keharusan, terutama mengingat bencana kemanusiaan yang disebabkan oleh penjajahan di Jalur Gaza.
Kami menyerukan kepada PBB, negara-negara donor, dan komunitas internasional untuk memikul tanggung jawab mereka, memastikan kelanjutan kerja UNRWA, dan melindungi mandat PBB-nya hingga rakyat kami memperoleh hak-hak mereka yang sah.
Gerakan Perlawanan Islam - Hamas
2 Juli 2026 | Situs web resmi - Gerakan Hamas
0 Comments