
Rumah Sakit Shuhada Al-Aqsa Peringatkan Krisis Kesehatan Akibat Kerusakan Generator Keempat, Mendesak Intervensi Segera untuk Menjaga Operasionalnya
Rumah Sakit Shuhada Al-Aqsa, satu-satunya rumah sakit pemerintah di Jalur Gaza tengah, memperingatkan pada hari Ahad bahwa krisis listrik yang memburuk mengancam layanannya setelah generator keempat rusak.
"Generator yang beroperasi di rumah sakit telah rusak karena pengoperasian terus menerus selama lebih dari tiga tahun," kata rumah sakit dalam sebuah pernyataan.
Kerusakan tersebut telah menghentikan ruang operasi, sementara perawatan intensif, dialisis, inkubator pediatrik, dan laboratorium menghadapi penutupan yang akan segera terjadi. "Ini merupakan ancaman langsung terhadap nyawa ratusan pasien dan korban luka," rumah sakit memperingatkan.
Karena lebih dari 50% layanan medisnya telah berhenti. Dengan meningkatnya suhu musim panas, kebutuhan akan listrik untuk menjalankan peralatan medis dan sistem pendingin menjadi semakin mendesak.
"Bahaya tetap ada dan meningkat dari jam ke jam," tambah pernyataan itu. Memperingatkan bahwa penundaan apa pun dapat menyebabkan hasil yang mengerikan.
Rumah sakit tersebut, yang melayani lebih dari setengah juta orang, memohon kepada kelompok-kelompok internasional dan kemanusiaan terkait untuk segera melakukan intervensi guna menyelamatkan sistem kesehatan rumah sakit dan mengamankan jalur listrik permanen serta generator baru.
"Setiap keterlambatan dalam menanggapi dapat menyebabkan konsekuensi bencana yang mengancam nyawa ratusan pasien," demikian kesimpulan pernyataan tersebut.
31 Mei 2026 | Situs web resmi - Gerakan Hamas
0 Comments