Ad Code

Responsive Advertisement

Pernyataan Hamas_26.7.26

Hamas: Pembakaran Dua Masjid di Nablus dan Tulkarem oleh Milisi Pemukim Haram Penjajah Adalah Kejahatan Fasis Sistematis yang Harus Dipertanggungjawabkan 
 
Mahmoud Mardawi, seorang pemimpin senior dalam Gerakan Hamas, pada hari Ahad mengatakan bahwa serangan pembakaran yang dilakukan oleh milisi kolonial-pemukim haram terhadap masjid-masjid di bandar-bandar Tepi Barat, Nablus dan Tulkarem, merupakan kejahatan fasis sistematis dan pelanggaran terang-terangan terhadap tempat-tempat suci Islam yang tidak dapat ditoleransi. 

Dalam sebuah pernyataan, Mardawi mengutuk pembakaran Masjid Al-Rahma di desa Qusra, dekat Nablus, dan masjid lain di desa Kour, selatan Tulkarem, oleh para pemukim haram penjajah sebagai serangan terang-terangan dan pelanggaran terhadap semua nilai-nilai agama, moral, dan kemanusiaan, yang menunjukkan kebejatan dan fasisme penjajah dan geng-geng pemukim kolonial-ilegalnya. 

Mardawi menyerukan kepada rakyat Palestina yang teguh untuk bangkit membela masjid dan tempat-tempat suci mereka, menekankan bahwa "rakyat Palestina kita yang heroik tidak akan mentolerir serangan-serangan ini dan akan berdiri sebagai penghalang yang tak tertembus terhadap pelanggaran berat ini." 

Pemimpin senior Hamas itu mendesak negara-negara Islam dan Arab, serta rakyat merdeka di seluruh dunia, untuk "mengambil sikap tegas dalam menghadapi kejahatan yang dilakukan oleh kelompok milisi pemukim haram penjajah terhadap tempat-tempat suci Islam, dan meminta pertanggungjawaban para pelaku dan pemimpin penjajah atas hasutan untuk melakukan kejahatan ini." 
 
Gerakan Perlawanan Islam - Hamas 
26 Juli 2026 |
Situs web resmi - Gerakan Hamas

 

 

Post a Comment

0 Comments