
Angka Perdagangan Indonesia ke Israel tahun 2025, 4.46 Triliun Rupiah
DOKUMEN EKSPOREKSPOR
Nilai ekspor Indonesia ke Negara Penjajah Zionis Israel pada 2025 mencapai 250 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau Rp 4,46 triliun dengan kurs Rp 17.866 per 1 dollar AS. Berdasarkan data di situs resmi Kementerian Perdagangan (Kemendag), nilai ekspor ke Penjajah Israel itu naik 36,24 persen. Pertumbuhan 67 juta dollar AS," sebagaimana dikutip dari situs resmi Kemendag, Jumat (6/2/2026) oleh Kompas. Selain itu, Indonesia juga melakukan impor dari Negara Penjajah Israel dengan nilai mencapai 39 juta dollar AS atau Rp 703 miliar sepanjang 2025. Apakah Anda ingin saya membantu menganalisis, merangkum, atau menerjemahkan teks hasil transkripsi di atas ke dalam bahasa lain?
EKSPOR INDONESIA KE ISRAEL DOKUMEN EKSPOR
Menariknya, angka ini justru alami penurunan. Pada 2024, impor kita mencapai 54,2 juta dollar, atau 962 miliar Rupiah. Berdasarkan data Trading Economics, nilai ekspor ini tumbuh sekitar 36,24% dibandingkan dengan periode tahun-tahun sebelumnya. Ada usaha serius untuk menambah angka perdagangan ini. Ada impostor di tengah kita!
Sama seperti skema impor, aktivitas ekspor komoditas Buatan Indonesia mengalir melalui perantara pihak ketiga (indirect trade) seperti Singapura dan Hong Kong. Nilai ekspor Indonesia yang jauh lebih besar dibandingkan nilai impornya (US$ 39,41 juta) membuat Indonesia diuntungkan. Langkah ini, tak ubah seperti dulu strategi VOC yang membeli produk di Kepulauan Melayu secara besar-besaran agar kita dibuat ketergantungan, dan berpikir ada keuntungan nyata dari berdagang dengan penjajah.
Artinya, dalam kurun waktu setahun terakhir ekspor Indonesia ke Negara Penjajah Israel melonjak hingga 67 juta dollar AS, setara dengan Rp 1,13 triliun. Penjajah Israel membutuhkan negara kita. Akan tetapi, kebutuhan ini bukan cuma didasari masalah ekonomi, tapi juga untuk menciptakan kedekatan dan ketergantungan. Kendalanya adalah, hubungan dagang ini dilakukan oleh bisnis ke bisnis. Bukan negara ke negara. Sehingga, kuncinya ada pada pengawasan dan kesadaran pelakunya.
Apa saja yang dijual ke Negara Penjajah Zionis Israel?
Situs resmi Kemendag mencatat, sejumlah komoditas unggulan yang diekspor ke Penjajah Israel. Lemak dan minyak hewani, nabati atau mikroba serta produk turunannya yang masuk dalam kode HS 15 menjadi komoditas ekspor utama ke Negara Penjajah Israel. Adapun HS 15 juga mencakup minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).
Kertas, kertas karton, dan barang dari pulp kertas menjadi komoditas top kedua yang diekspor ke Negara Penjajah Zionis Israel dengan nilai 26 juta dollar AS. Kemudian, alas kaki, pelindung kaki, dan sejenisnya menjadi komoditas unggulan ketiga yang diekspor ke Negara Penjajah Israel dengan nilai 21 juta dollar AS.Kakao dan olahan kakao juga masuk komoditas ekspor unggulan ke Negara Penjajah Israel dengan nilai 19 juta dollar AS di tahun 2025.
Gerakan BDS Indonesia, Boikot, dan para aktivis saat ini sedang mengusulkan pada pemerintah untuk membuat RUU Boikot. Pekan lalu, diadakan pertemuan besar di DPR-MPR dan naskah akademik segera akan diselesaikan. Tapi, RUU ini jelas tak akan berefek kalaupun disahkan, tanpa adanya suara keras dari kita semua untuk aksi boikot. Selain itu, usaha pencerdasan, juga harus terus dilakukan.
0 Comments