Ad Code

Responsive Advertisement

Maklumat Hamas_18.10.26

This image has an empty alt attribute; its file name is 2de1fb70c6998076c9914969e1d2bd7f0e6b9c3c.jpg
Maklumat Pers
Bahwa urusan penguburan bagi tujuh puluh lima jenazah saudara-saudara kita yang mati syahid di tanah Palestina—yang didapati dari bawah runtuhan gedung-gedung yang dibinasakan oleh kaum penjajah dalam masa pemusnahan bangsa di kampung Al-Daraj, Bandar Gaza, setelah sekian lama tiada dapat dituju oleh tangan manusia—telah membukakan pula satu babak baru dari marabahaya kemanusiaan yang amat dahsyat laku perbuatannya. Kejadian yang sedemikian itu menyatakan betapa besarnya durjana yang diperbuat oleh kaum musuh terhadap rakyat biasa, yang kedahsyatannya kian hari kian tersiar ke atas dunia.
Adapun hakikat bahwa hampir delapan ribu mayat masih terkurung di bawah runtuhan rumah dan bangunan yang binasa di tanah Gaza, ditambah pula dengan ketidak berdayaan kaum penolong rakyat untuk mengeluarkan mereka karena kekurangan perkakas serta alat berat, adalah suatu kesengsaraan kemanusiaan yang tiada kunjung putus. Hal yang demikian ini semakin menambah kedukaan ribuan keluarga kaum Palestina yang bermenungkan nasib, menanti-nanti andai dapat bersua dengan jenazah orang-orang yang dikasihi, guna dikuburkan dengan adat sopan yang semestinya.
Maka kami berseru kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa, perhimpunan sedunia, serta para perantara supaya segera campur tangan dan mendesak kaum penjajah agar meluluskan masuknya segala perkakas serta mesin-mesin yang dihajatkan. Kami pun meminta dengan sangat agar dikirimkan pasukannya yang mahir guna menolong kaum penolong rakyat dalam menyegerakan pekerjaan mengeluarkan mayat-mayat itu. Lain daripada itu, kami menuntut dijalankannya aturan pemeriksaan dan pembalasan di atas timbangan keadilan sedunia atas durjana yang dilakukan oleh kaum penjajah, supaya didapat ketetapan bahwa orang yang bersalah tiada akan lepas dari hukuman dan undang-undang.

Gerakan Perlawanan Islam – Hamas 
18 Oktober 2026 |
Situs Resmi - Gerakan Hamas

Post a Comment

0 Comments