Pernyataan Pers
Kami memperingatkan keras terhadap eskalasi kejahatan perang yang dilakukan oleh Pemerintah Penjajah dan pasukannya, serta dampak dari pengumuman mereka mengenai peluncuran operasi militer berskala besar di kamp pengungsi Shu'fat dan kota Anata—di timur laut Yerusalem yang berada di bawah pendudukan kolonial. Operasi ini disertai dengan pengepungan ketat, penutupan akses masuk, penghancuran infrastruktur, dan penangkapan massal terhadap warga sipil.
Kota Yerusalem—termasuk kota-kota dan kamp-kamp pengungsinya—akan tetap menjadi milik Palestina sepenuhnya. Segala upaya pihak kolonial untuk mengisolasi, melakukan Yahudisasi, dan memaksakan kendali atas kota ini akan digagalkan oleh ketangguhan, tekad, dan keteguhan penduduknya dalam mempertahankan tanah mereka.
Mesin perang kolonial tidak akan berhasil memuluskan rencana dan proyek permukiman mereka, karena rakyat kami akan tetap teguh mempertahankan tanah dan hak-hak mereka hingga agresi berhasil dipukul mundur dan penjajahan berakhir.
Kami menyerukan kepada bangsa-bangsa di dunia, baik di tingkat resmi maupun masyarakat umum, untuk mengambil tindakan nyata dan luas guna menekan pihak kolonial agar menghentikan serangannya, meminta pertanggungjawaban para pemimpin mereka atas kejahatan yang dilakukan, serta memberikan segala bentuk dukungan dan bantuan kepada rakyat kami dalam menghadapi eskalasi agresi kolonial tersebut.
Gerakan Perlawanan Islam – Hamas
8 September 2026 | Situs web resmi - Gerakan Hamas
0 Comments