Pemerintah Kolonial Israel menyetujui rencana pada hari Minggu untuk menyita antara 15-20 properti bersejarah Palestina di lingkungan Bab al-Silsila yang berdekatan dengan Masjid Al-Aqsa di Yerusalem yang dijajah, dengan menerapkan perintah penyitaan yang berasal dari tahun 1968, menurut Pusat Informasi Palestina.
Properti yang ditargetkan — milik keluarga-keluarga Yerusalem dan termasuk wakaf Islam dari era Ayyubid, Mamluk, dan Ottoman — akan diserahkan kepada Perusahaan Pengembangan Kawasan Yahudi Yerusalem.
Pemerintah Yerusalem menyebutnya sebagai bagian dari kebijakan sistematis untuk mengosongkan area di sekitar Al-Aqsa dari penduduk Palestina dan mendesak PBB dan UNESCO untuk campur tangan.

0 Comments