Pernyataan Pers
Tindakan otoritas Penjajah Zionis pagi ini yang menghancurkan kompleks milik Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di Kafr Aqab, wilayah utara Yerusalem yang diduduki, merupakan kelanjutan dari agresi sistematis terhadap rakyat Palestina kami, serangan terang-terangan terhadap badan PBB, serta pembangkangan nyata terhadap resolusi PBB dan konvensi internasional.
Tidak adanya tindakan dari pihak internasional maupun PBB, serta kurangnya respons yang sungguh-sungguh terhadap tindakan Zionis yang berulang ini—yang menunjukkan sikap meremehkan sistem PBB—mendorong Penjajah Zionis untuk terus melancarkan agresinya dan memaksakan kebijakan *de facto* melalui kekerasan. Hal ini sekaligus memberikan kedok bagi mereka untuk terus melanggar konvensi dan norma-norma internasional.
Seraya mengutuk agresi terang-terangan ini, kami menyerukan kepada masyarakat internasional dan PBB untuk segera mengambil tindakan guna menghentikan pelanggaran-pelanggaran tersebut, menjatuhkan sanksi tegas yang memberikan efek jera terhadap entitas Zionis, serta memikul tanggung jawab mereka dalam melindungi UNRWA dan memungkinkannya menjalankan peran sebagai saksi PBB atas perjuangan pengungsi kami serta hak mutlak mereka untuk kembali ke rumah asal yang telah dirampas secara paksa oleh kelompok-kelompok Zionis.
=========
Pernyataan Pers
Aksi penyerbuan oleh Pasukan Penajajahan Zionis—yang dipimpin oleh menteri ekstremis Ben-Gvir—terhadap fasilitas pelatihan kejuruan UNRWA di Qalandia (di wilayah utara Yerusalem yang dijajah), serta penyitaan fasilitas tersebut, penahanan dan interogasi terhadap stafnya, dan pengibaran bendera Kaum Penjajah di halamannya, merupakan eskalasi agresi terhadap rakyat kami dan hak-hak mereka, sekaligus langkah berbahaya yang diambil oleh pemerintah penjajahan teroris dalam menargetkan UNRWA.
Tindakan teroris Ben-Gvir yang memimpin penyerbuan fasilitas tersebut—yang terjadi hanya sehari setelah 28 misi diplomatik mengunjunginya dan menerima penjelasan mengenai berbagai pelanggaran serta ancaman yang dihadapinya—ditambah dengan langkah provokatif berupa pengibaran bendera Negara Penjajah Zionis di halamannya, mencerminkan watak kriminal pihak penjajah beserta kepemimpinannya, serta sikap mereka yang secara terang-terangan menantang komunitas internasional dan resolusi-resolusi PBB.
Kami menyerukan kepada komunitas internasional, PBB, dan badan-badan di bawah naungannya untuk mengambil langkah-langkah guna menghadapi rencana pihak Kaum Penjajah terhadap UNRWA, serta melindungi badan PBB yang memiliki mandat untuk memberikan bantuan kepada rakyat kami, terutama mengingat bencana kemanusiaan luar biasa yang sedang mereka alami akibat kejahatan pihak penjajah.
0 Comments