Ad Code

Responsive Advertisement

Palestina Terkini dari Media Zionis 15/4/25

 

Berita terkini yang diliput oleh media Zionist Israel sejauh ini:

Yedioth Ahronoth:

Angkatan Udara Zionis Israel akan segera menerima ribuan amunisi dari Amerika Serikat.

Tentara Zionis Israel diperkirakan akan segera menerima lebih dari 3.000 amunisi angkatan udara dari Amerika Serikat.

- Sekitar 200 keluarga tawanan dan 23 penyintas penahanan menerbitkan surat dukungan terhadap seruan para prajurit cadangan untuk menghentikan pertempuran di Gaza.


📌 "Israel Hayom":

Seorang karyawan Shin Bet ditangkap atas dugaan membocorkan informasi kepada wartawan dan Menteri Amichai Chikli.

Penyelidikan dimulai setelah jurnalis Amit Segal melaporkan bahwa Shin Bet sedang menyelidiki kekhawatiran bahwa elemen Kahanist telah menyusup ke polisi.


📌 "Maariv":

Iran bukanlah Libya, dan tuntutan Netanyahu agar negosiasi AS-Iran diakhiri dengan pembongkaran total kemampuan nuklir tampaknya tidak masuk akal.

Zionis Israel merasa sulit untuk bermanuver dan menentukan prioritas yang tepat dalam pengelolaan perang di Gaza.

---------

Pernyataan bersama dari Juru Bicara IDF dan Juru Bicara Shin Bet:

Tutup lingkaran: IDF dan Shin Bet memembunuh seorang rakyat Palestina dari Nokhba yang menginvasi Zionis Israel pada 7 Oktober dalam penyerangan ke wilayah Kolonial Zionis dan kemudian berpartisipasi dalam upacara pembebasan sandera

IDF dan Shin Bet menyerang Jalur Gaza tengah sekitar dua minggu lalu, menewaskan mujahid Hamza dan Eyal Muhammad Asfa, kepala sel Nuhba di Batalyon Deir al-Balah, yang menyerbu wilayah Kolonial Zionis itu dan berpartisipasi dalam pembantaian berdarah pada 7 Oktober.

Sebagai bagian dari perannya dalam organisasi tersebut, mujahid tersebut mengambil bagian dalam upacara pembebasan warga sipil yang kembali, yakni Eliyahu Sharabi, Ohad Ben-Ami, dan Or Levy.

Sebelum serangan, langkah-langkah diambil untuk mengurangi kemungkinan membahayakan warga sipil Zionis, termasuk penggunaan pengamatan udara dan informasi intelijen tambahan.

Lebih lanjut para Zionis ini memfitnah Hamas "Organisasi Hamas secara sistematis melanggar hukum internasional, secara sinis dan kejam menggunakan penduduk sebagai tameng manusia untuk tindakan teroris"


Post a Comment

0 Comments