Ad Code

Responsive Advertisement

Al Sayyid Muhammed bin ‘Alawi

 


IG Kissa360 | Al Sayyid Muhammad bin ‘Alawi bin Abbas al-Maliki al-Hasani, lahir di Makkah, adalah salah satu ulama Islam tradisional terkemuka di era modern. Beliau adalah ulama yang paling dihormati dan dicintai di kota suci dan seluruh wilayah Hijaz (Arabia Barat). Beliau adalah keturunan dari keluarga al-Maliki al-Hasani yang terkenal dari Makkah Mukarramah, yang garis keturunannya dapat ditelusuri kembali kepada Nabi Muhammad ﷺ melalui cucunya, Imam al-Hasan ibn Ali رضي الله عنه.

Syekh adalah wakil mulia Ahlul Bayt, muhaddits terkemuka di zaman ini, seorang ahli di keempat mazhab fiqih, seorang guru spiritual dengan kaliber langka, seorang penyeru kepada Allah yang patut dicontoh, dan tak tertandingi dalam pembelajaran Islam tradisional.

Berkunjung kepadanya dianggap sangat penting bagi para ulama yang akan mengunjungi Makkah.

Syekh menguasai berbagai ilmu Islam tradisional seperti Aqidah, Tafsir, Hadits, Seerah, Fiqih, Usul, Mustalah, Nahw, dan lain-lain.

Beliau dianggap oleh banyak orang sebagai Mujaddid abad ke-20, yang pengaruhnya meluas hingga awal abad ke-21. Lahir pada tahun 1944, beliau mengabdikan hidupnya untuk melayani ilmu suci dan membimbing umat hingga wafat pada tahun 2004 pada usia lima puluh sembilan tahun. Beliau dimakamkan di Jannat al-Mu’alla di Makkah.

Meskipun menghadapi kritik, al-Maliki Rahimahullah tetap teguh dalam menolak Wahhabisme. Beliau menjadi pemimpin Sufisme Hijazi yang memproklamirkan diri, dengan beberapa ribu pendukung.

Beliau telah menulis tentang berbagai topik keagamaan, hukum, sosial, dan sejarah. Beberapa karya terkenalnya antara lain:

Mafahim Yajibu an Tusahhah (Konsepsi yang Harus Dikoreksi), Bid‘ah ‘inda al-‘Ulama’ al-Salaf, Tentang Perayaan Hari Lahir Nabi, Muhammad Sang Pencipta Terbaik, Perjalanan Malam Nabi dan Kenaikan ke Surga, Al-Anwar al-Bahiyyah fi Isra wa Miʿraj Khayr al-Bariyyah, Al-Zakha’ir al-Muhammadiyyah, Nabi di Barzakh.


Melalui karya-karya ini, beliau berupaya membela keyakinan Islam ortodoks, menjunjung tinggi kehormatan Nabi ﷺ, menjelaskan keutamaan beliau, dan mengatasi kesalahpahaman teologis dan sosial dengan kedalaman dan pengabdian ilmiah.


Semoga Allah melimpahkan berkah-Nya yang terus menerus kepada Syekh.

Post a Comment

0 Comments