Ad Code

Responsive Advertisement

Pernyataan Hamas_30.7.26

 ⭕ Pernyataan Pers 

Pemboman kriminal Penjajah Zionis terhadap permukiman, rumah, dan tenda pengungsi di seluruh Jalur Gaza selama beberapa jam terakhir, yang menyebabkan sejumlah orang tewas, termasuk anak-anak dan bayi, serta puluhan orang terluka, mengungsi, dan meneror keluarga, merupakan kelanjutan dari perang genosida Penjajah Fasis terhadap rakyat sipil yang tidak bersalah, dan pelanggaran terang-terangan terhadap perjanjian gencatan senjata yang ditandatangani di Sharm el-Sheikh. 

Keheningan dan ketidakpedulian yang ditunjukkan oleh komunitas internasional dan lembaga-lembaganya dalam menanggapi pelanggaran yang belum pernah terjadi sebelumnya ini dan pembantaian harian yang terus berlanjut yang dilakukan oleh penjahat perang Netanyahu dan Pemerintah Penjajah Fasisnya terhadap anak-anak, bayi, dan rakyat sipil di Jalur Gaza yang terkepung, merupakan kejahatan lain terhadap rakyat kami yang tidak berdaya dan noda dalam sejarah umat manusia. 

Kejahatan terhadap anak-anak dan warga sipil ini, yang terus berlanjut meskipun telah ditandatanganinya perjanjian Sharm el-Sheikh yang dimediasi secara internasional dan negosiasi yang sedang berlangsung di Kairo untuk mengimplementasikannya, memerlukan peninjauan komprehensif terhadap sikap terhadap entitas penjajah teroris, serta meminta pertanggungjawaban para pemimpin fasisnya atas kejahatan mereka terhadap kemanusiaan dan pengabaian mereka terhadap hukum internasional dan norma-norma kemanusiaan. 

Kami memperbarui seruan kami kepada para mediator dan penjamin perjanjian gencatan senjata di Gaza untuk mengutuk kejahatan Kaum Penjajah di Gaza, dan untuk segera mengambil tindakan dan memberikan tekanan untuk memaksa Pemerintah Penjajah Terorisnya menghentikan pelanggaran terhadap ketentuan perjanjian tersebut. 

 ============= 

 

🖼 ⭕ Pemimpin Hamas Bertemu Menteri Luar Negeri Turki, Membahas Perkembangan Palestina 

Delegasi Hamas, yang dipimpin oleh kepala Biro Politiknya, Dr. Khalil al-Hayya, bertemu dengan Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan untuk membahas perkembangan terbaru mengenai masalah Palestina, termasuk negosiasi gencatan senjata yang sedang berlangsung di Kairo. 

Pertemuan tersebut membahas eskalasi militer Kaum Penjajah yang terus berlanjut, pelanggaran harian terhadap perjanjian gencatan senjata di Gaza, pembunuhan dan pembantaian yang terus terjadi, serta kejahatan dan provokasi pemukim di Tepi Barat dan serangan berulang ke Masjid Al-Aqsa. 

Kedua pihak juga membahas pencapaian persatuan nasional Palestina, termasuk rencana pemilihan umum. Al-Hayya menyampaikan apresiasi atas upaya berkelanjutan Turki untuk mengakhiri penderitaan rakyat Palestina dan menghentikan kejahatan Kaum Penjajah di seluruh wilayah yang dijajah. 

Gerakan Perlawanan Islam - Hamas 
30 Juli 2026 |
Situs web resmi - Gerakan

Post a Comment

0 Comments