
⭕ Pernyataan Pers
Operasi kriminal yang dilakukan pagi ini oleh Pasukan Penjajah di kawasan Al-Katiba, sebelah barat Bandar Gaza—sebuah wilayah yang padat penduduk sipil dan pengungsi—serta rentetan tembakan sengit dan serangan udara yang menyertainya untuk melindungi pasukan yang menyusup maupun saat mereka mundur, yang mengakibatkan jatuhnya korban syahid dan luka-luka, merupakan kejahatan serius, pengabaian sengaja terhadap nyawa rakyat sipil, dan kelanjutan dari genosida brutal terhadap rakyat kami di Jalur Gaza, yang terus berlangsung meskipun ada kesepakatan gencatan senjata di Sharm El-Sheikh di bawah naungan AS dan pihak internasional.
Eskalasi pelanggaran kriminal terhadap kesepakatan gencatan senjata yang dilakukan oleh Pemerintah Penjajah teroris, penargetan sistematis yang terus-menerus terhadap rakyat sipil, pengetatan blokade, dan semakin parahnya bencana kemanusiaan di Gaza, mencerminkan kebijakan pembangkangan dan arogansi yang dijalankan oleh penjahat perang Netanyahu terhadap negara-negara mediator dan peran mereka, serta pengabaiannya terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional.
Kami mendesak pemerintah AS dan negara-negara mediator untuk mengambil sikap tegas dan mengutuk kejahatan Kaum Penjajah terhadap rakyat sipil, segera bertindak untuk menghentikan pelanggaran yang terus dilakukan oleh Pemerintah Penjajah di Gaza, serta memaksa mereka untuk melaksanakan komitmen berdasarkan kesepakatan gencatan senjata.
Kami juga menyerukan kepada masyarakat internasional dan berbagai organisasinya, terutama Dewan Keamanan PBB, untuk mengambil langkah segera guna menghentikan kejahatan Pemerintah Kaum Penjajah terhadap rakyat sipil di Gaza, dan berupaya menyeret pihak-pihak yang bertanggung jawab ke hadapan lembaga peradilan internasional.
============
⭕ Hamas Mendesak Mladenov dan Para Mediator untuk Menghentikan Eskalasi Zionis di Gaza
Gerakan Hamas pada hari Selasa mengutuk keras operasi militer Zionis di Bandar Gaza hari ini, yang mengakibatkan jatuhnya korban di kalangan rakyat sipil Palestina.
Dalam komunikasi dengan para mediator dan Tuan Nikolay Mladenov, gerakan tersebut mengecam serangan dan penembakan yang "menyebabkan gugurnya sejumlah rakyat kami sebagai syuhada dan jatuhnya korban luka-luka."
Hamas mendesak para mediator dan negara penjamin untuk memberikan tekanan maksimal kepada Kaum Penjajah agar menghentikan pelanggaran mereka dan menghormati kesepakatan gencatan senjata. "Kami menuntut sikap yang jelas dan tegas dalam mengutuk agresi ini," demikian pernyataan gerakan tersebut.
Dalam komunikasi tersebut, Hamas memperingatkan bahwa langkah-langkah eskalasi ini bertujuan untuk merusak gencatan senjata dan menyabotase upaya pelaksanaannya. Gerakan tersebut juga menegaskan bahwa serangan berkelanjutan pihak Penjajah Zionis menempatkan para mediator di hadapan "tanggung jawab mendesak untuk menghentikan agresi serta mencegah pihak kolonialis menyeret situasi kembali ke arah eskalasi dan merusak kesepakatan."
Gerakan Perlawanan Islam – Hamas
1 September 2026 | Situs web resmi - Gerakan Hamas
0 Comments