coachhadie.real | Ulil Amri adalah istilah Islam yang memiliki definisi dan konsekuensi yang telah definitif. Menyematkan Ulil Amri kepada orang yang tidak berhak adalah kezaliman dan penyesatan yang nyata bagi umat sekaligus orang yang dilabeli. Bila ada orang munafik dilabeli sebagai orang yang jujur, maka ia akan bangga dengan kemunafikannya dan semakin jauh dari pertobatan
Bagi umat Islam sendiri yang dalam doktrin agamanya ilmu merupakan dasar utama dalam segala hal, maka memahami Ulil Amri secara komprehensif, mulai dari definisi sampai keluar dari ketaatan kepada penguasa akan menjadi bekal sekaligus benteng dari kemungkinan oknum-oknum yang menyimpang pada masa mendatang sampai sistem demokrasi lenyap dari muka bumi dengan izin Allah
Siapakah Ulil Amri yang wajib ditaati?
Apakah setiap pemimpin yang beragama Islam pada saat ini bisa disebut ulil amri?
Padahal telah kita ketahui bersama bahwa hampir seluruh pemimpin negara muslim hari ini hanya menjalankan sistem pemerintahan sekuler. Dan sistem tersebut jelas sangat bertentangan dengan sistem undang-undang Islam. Lantas kalau memang tidak, apakah ada pemimpin hari ini yang wajib ditaati?
Ketika menafsirkan surat an-Nisa ayat 59, jumhur ulama berpendapat bahwa definisi Ulil Amri yang wajib ditaati adalah para penguasa dan pemimpin yang mengatur kemaslahatan umat
Setidaknya ada tiga kesimpulan mendasar yang dituliskan oleh para ulama mufassir dalam menafsirkan surat an-Nisa ayat 59:
1. Ulil Amri yang wajib ditaati adalah ulil amri dari kalangan orang-orang beriman dan memerintah dengan adil
2. Ketaatan kepada Ulil Amri tidak mutlak, namun bersyarat. Yaitu selama bukan dalam perkara maksiat
3. Ulil Amri yang tidak menjadikan syariat Islam sebagai hukum dalam pemerintahannya tidak wajib ditaati secara mutlak, ketika hukumnya bersesuaian dengan hukum syar’i ataupun menyelisihi. Ulil Amri seperti ini tidak sah
Ketiga poin ini penting untuk diperhatikan dalam memandang penguasa yang memerintah di negeri-negeri berpenduduk muslim. Termasuk di Indonesia, agar dengan demikian kita akan lebih bisa menilai siapakah yang disebut ulil amri sebenarnya
Sumber :
mustanir.net

0 Comments